Daerah Liburan di Macau Paling Populer, Serasa di Portugal

0 Comments

Jakarta Sebagian besar orang mungkin lebih mengetahui Macau sebagai rumah bagi para penjudi. Tentu saja pendapat seperti itu, tak salah. Kenyataannya, Macau memang mempunyai banyak rumah judi yang benar-benar tenar di segala dunia. Tapi jangan salah, ada banyak tempat liburan di Macau yang bisa menjadi alternatif menarik bagi kamu yang berencana untuk liburan ke luar negeri.

Macau ialah sebuah kota dan tempat administratif khusus di Republik Rakyat Tiongkok yang berada di bagian barat Delta Sungai Mutiara yang bermuara di Laut Tiongkok Selatan. Kota ini mempunyai daya tarik yang mungkin agak sedikit berbeda dari kebanyakan kota di Asia Timur, yang mempunyai nuansa oriental.

Ada banyak tempat liburan di Macau yang justru memberikan kesan bahwa kamu seperti sedang berada di Portugal. Bagaimana tak, di Macau masih terdapat https://www.conexionwip.com/ banyak peninggalan arsitektur kolonial yang terpelihara dengan baik. Malah di sana masih ada trek berbatu yang benar-benar klasik dan menarik untuk dijelajahi.

Di macau juga terdapat banyak reruntuhan katedral, yang menampakkan betapa kayanya kota itu. Karenanya tak mengherankan jikalau Macau telah dimasukkan dalam daftar Website Warisan Dunia paling penting di Tiongkok.

Menariknya lagi, tempat liburan di Macau mempunyai lokasi yang saling berdekatan, sehingga akan lebih gampang bagi turis untuk mengunjunginya. Kamu bisa menjelajahi banyak web dengan berjalan kaki, berjalan lewat jalan yang berkelok-liku.

Berikut ialah daftar tempat liburan di Macau yang mesti dikunjungi, seperti yang telah dirangkum dari pelbagai sumber, Kamis (17/11/2022).

Reruntuhan Katedral St. Paul

Daerah liburan di Macau pertama yang mesti dikunjungi ialah Reruntuhan Katedral St. Paul. Katedral St. Paul pernah dianggap sebagai bangunan Kristen terbaik di Timur Jauh. Energi tarik dari liburan Macau ini tentu saja gaya arsitekturnya yang mempunyai tangga granit yang luas.

gereja ini pernah dihancurkan pada 1601, tetapi kemudian dibangun lagi sampai selesai pada 1637. Katedral St. paul dibangun dengan mengikuti gaya arsitektur gereja Gesù di Roma dan dibangun oleh orang Kristen yang diusir dari Jepang.

Gereja ini kemudian mengalami kerusakan lagi imbas angin topan dan kebakaran yang terjadi pada 1835. Akan tetapi fasad yang tersisa masih menampakkan sedikit kejayaan katedral sebelumnya. Fitur-fitur penting termasuk prasasti di atas pintu yang mendedikasikan gereja untuk Bunda Allah, contoh orang-orang kudus Jesuit, dan banyak sekali ornamen relief.

Related Posts