Budapest

Destinasi Wisata di Budapest, Kota Paling Bersejarah di Hungaria

0 Comments

Ada Paris lain di Eropa, yakni Budapest. Kota ini berjuluk Paris dari Timur sebab tenar bersama keindahan kotanya. Kota ini terhitung jadi rumah bagi banyak sekali web site warisan dunia dari UNESCO. Penasaran kan, seperti apa tempat wisata di Budapest yang worth it anda kunjungi?

Melalui ulasan ini, kita dapat mengantarkanmu menyusun itinerary terbaik. Kamu hanya wajib mempersiapkan mata duwit Budapest untuk dapat berkeliling di kota ini.

Budapest adalah pusat kota dari Hungaria yang punya pilihan lengkap untuk berwisata. Kamu dapat nikmati kultur yang berbeda, web site religi, kesenian, dan bahkan wisata membeli juga, lho.

1. Buda Castle

Istana Buda atau yang disebut sebagai Buda Castle jadi salah satu tempat tujuan wajib para wisatawan selagi di Budapest. Buda Castel merupakan salah satu web site warisan dunia yang letaknya berada di atas bukit.

Menurut sejarah, Buda Castle dibangun antara th. 1247 hingga 1265 dan pernah mengalami lebih dari satu perubahan. Pada selagi dipimpin oleh Raja Matthias Corvinus, istana mengalami masa keemasan yakni ketika raja menikah bersama Beatrice dari Italia th. 1476. Para seniman Italia memberikan sumbangsih besar keahlian arsitekturnya pada dekorasi istana. Namun selagi berjalan perang dunia II, istana mengalami serangan yang tidak berhenti dan bangunan luluh lantak rata bersama tanah agar wajib dibangun kembali.

Baca juga:

Wisata di Singapura yang Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup!

Rekomendasi Tempat Wisata di Chiang Mai Thailand, Family Friendly Banget!

Jika Anda singgah ke sini, sejumlah paket tur ditawarkan untuk para pengunjung. Tersedia paket berkeliling kompleks istana bersama bus atau paket walking tour yang terhitung termasuk tur keliling Matthias Church dan Fisherman’s Bastion. Kedua tempat tersebut terhitung didalam distrik Istana Buda (Buda Castle).

2. Fisherman’s bastion

Fisherman’s Bastion merupakan benteng yang dibangun pada th. 1895 hingga 1902, yang diarsiteki oleh Frigyes Schulek. Terdapat tujuh menara yang menggambarkan suku yang mendirikan negara Hongaria pada th. 895.

Benteng ini bermanfaat sebagai menara pengintai untuk lihat pemandangan Kota Budapest dari ketinggian. Pemandangan yang disuguhkan adalah Sungai Danube, Pulau Mergaret dan bangunan-bangunan klasik di Kota Budapest.

3. Tepian Sungai Danube

Sebagai sungai terpanjang kedua di Eropa, sungai Danube terbentang dari Jerman hingga Rumania. Jadi, ada anggota sungai ini yang mengalir membelah Hungaria, tepatnya Budapest.

Sungai ini membelah Budapest dari arah utara ke selatan bersama lebar mencapai 640 meter. Kamu dapat menyempatkan selagi untuk berjalan enjoy nikmati pemandangan pinggir sungai Danube yang berusia seabad.

Di sini, anda terhitung dapat mendapatkan memoar untuk tragedi kemanusiaan selagi pembantaian ras Yahudi terjadi. Ada deretan sepatu-sepatu yang jadi saksi bisu tragedi tadi.

Tepian sungai Danube jadi salah satu titik paling baik kecuali anda ingin lihat pemandangan kota Budapest bersama arsitekturnya yang unik. Selain berjalan kaki, anda terhitung dapat coba naik tram nomer 2 dan kapal pesiar di selama Danube.

4. Hősök tere

Hősök Tere atau lebih dikenal bersama sebutan alun-alun pahlawan merupakan alun-alun utama di Budapest yang dibangun pada th. 1896. Alun-alun ini dibangun bersama tujuan untuk memperingati 1.000 th. berdirinya negara Hungaria.

Terdapat monumen utama dan lebih dari satu patung para raja dan pahlawan negara Hungaria. Monumen utama punya tinggi lebih kurang 36 m dan diatasnya terkandung patung yang memegang mahkota.

5.Matthias Church

Setelah singgah ke Buda Castle dan Fisherman’s Bastion, Anda wajib datang ke Matthias Church di mana lokasinya tak jauh dari kedua tempat ini. Matthias Church merupakan gereja Katolik Roma yang awalnya dibangun pada th. 1015. Kemudian pada abad ke-14, berjalan kontruksi ulang bersama gaya arsiteksur Gothic dan pada abad ke 19 direstorasi kembali.
Pada mulanya, gereja ini bernama The Church of Mary namun diganti jadi Matthias seperti nama yang memimpin kali itu, Raja Matthias.

Related Posts