Hotel Sultan Dipaksa Dikosongkan Hari Ini Mengapa Demikian?

0 Comments

Berakhir disomasi untuk dikosongkan sejak April 2023 lalu, Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK) menggeruduk Hotel Sultan dan minta PT Indobuildco mengosongkan lokasi, Rabu (4/10/2023).

Pada wilayah hotel dipasang spanduk yang mengungkapkan jika tanah hotel tersebut dikala ini milik pemerintah. Oleh sebab itu, Hotel Sultan dipaksa untuk dikosongkan seketika.

“Tanah ini aset negara milik pemerintah slot deposit qris Republik Indonesia. Menurut HPL Nomor 1/Gelora tahun 1989 atas nama Sekretariat Negara C.O. PPKGBK dan sudah disuarakan sah oleh putusan kembali Mahkamah Agung Nomor 276 PK/PDT/2011,” tulis keterangan dalam spanduk berwarna merah.

Regu Suara.com juga berkesempatan untuk seketika mendatangi lokasi hotel. Menurut pemantauan, Hotel Sultan nampak sepi. Malahan, di lobby hanya ada beberapa satpam dan petugas hotel yang berjaga.

Sedangkan nampak sepi disertai kabar serta pengosongan ini, nampak masih ada beberapa tetamu yang hadir ke Hotel Sultan. Malahan, salah satu satpam menuturkan jika hotel tersebut masih beroperasi. Malahan, diceritakan masih ada acara di dalam hotel.

“Masih ada tetamu namun enggak banyak, ada acara juga,” ucap salah satu satpam hotel.

Sementara itu, di sekitar Hotel Sultan juga sudah tak demikian itu ramah. Sebelumnya, dikala dipasang spanduk pernyataan tanah aset, di wilayah hotel nampak beberapa polisi yang berjaga di wilayah lobby. Tetapi, dikala sudah memasuki petang hari, hanya nampak beberapa petugas hotel dan tetamu yang hadir.

Berhubungan kasus pengosongan ini, sebelumnya Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menegaskan, Wilayah Hotel Sultan, Gelora Bung Karno sah kembali menjadi milik negara. ini sebab status hak guna bangunan (HGB) PT Indobuildco sudah berakhir.

Related Posts