Galata Bridge

Pemandangan Sisi Eropa dan Asia Dari Galata Bridge, Turki

0 Comments

Galata Bridge atau yang bisa kita sebut dengan Jembatan Galata dulunya dibangun pada tahun 1836. Jembatan Galata ini merupakan jembatan yang menghubungkan Istanbul Kuno dengan distrik Galata dan Pera (Beyoglu). Anda akan melihat dua sisi berbeda ketika melintasi Jembatan Galata ini. Ya, Anda bisa melihat sisi Eropa Istanbul di sebelah barat dan tentunya sisi Asia dari Istanbul dari Selat Bosphorus dan juga Uskudar.

Keunikan Galata Bridge

Selain keunikan pemandangan yang disajikannya, ternyata Galata Bridge ini juga telah tercatat sebagai salah satu jembatan di dunia yang bisa di lalui oleh lintasan trem listrik selain jembatan yang ada di Kota Normiwch, Rotterdam, St. petersburg maupun sejumlah kota lainnya yang ada di Amerika Serikat. Ada satu keunikan lagi dari Galata Bridge ini, faktanya slot server thailand no 1 jembatan ini terdiri dari dua tingkat lho. Di bagian atas jembatan digunakan untuk transportasi berbagai kendaraan dan pejalan kaki sedangkan bagian bawah jembatan ini dipenuhi oleh beragam tempat makan atau kafe yang sudah dibuka untuk umum semenjak tahun 2003 silam. Anda bisa menuju ke bawah Jembatan Galata ini dengan melewati tangga yang berada di tengah-tengah jembatan.

Hal lain yang bisa Anda temukan dari Galata Bridge ini adalah keramaian para masyarakat sekitar yang memancing diatas jembatan. Ini bukanlah suatu hal yang aneh, karena siapa yang tidak suka memancing yang sambil ditemani pemandangan menakjubkan dari Kawasan Sultan Ahmet yang terdiri dari Topkapi Palace, Hagia Sophia, Blue Mosque disebelah tenggara, Yenii Camii di ujung jembatan bagian selatan, Süleymaniye Camii di sebelah barat daya dan juga rumah-rumah serta menara-menara masjid yang indah.

Pada sore hari, biasanya Jembatan Galata ini akan bertambah ramai seiring berdatangannya para wisatawan maupun penduduk local yang ingin melihat keindahan matahari terbenam ataupun sekedar mengisi perut di beragam restoran dan kafe yang terdapat di jembatan tersebut.

Berbicara mengenai Jembatan Galata, Anda tidak bisa melewatkan snack khusus yang bisa dijadikan teman dalam menikmati keelokan pemandangan dari atas Jembatan Galata ini. Ya, itu adalah Balik Ekmek yang merupakan snack yang dari ikan panggang dan roti. Kata “balik” berarti ikan dan “ekmek” berarti roti, jadi bisa dibilang kalau balik ekmek ini semacam sandwich ikan. Tertarik untuk mencoba?

Travelling Ke Turki

Yuk segera berlibur ke Turki untuk merasakan langsung bagaimana keindahan Galata Bridge dan nikmatnya Balik Ekmek bersama dengan Cheria Holiday. Kami memiliki beragam program Umroh Plus Turki dan juga Paket Tour Halal Turki yang bisa Anda pilih sebagai pelengkap liburan Anda bersama dengan keluarga. Hubungi kami segera ya untuk mendapat info terlengkapnya.

Menyaksikan pemandangan matahari tenggelam, bersama pasangan atau keluarga, menjadi momen liburan yang meyenangkan. Salah satunya dengan mengunjungi jembatan populer di negara yang berbatasan langsung dengan dua benua. Inilah ulasan tentang daya tarik Galata Bridge, lengkap dengan sejarahnya.
Berdasarkan informasi dari buku, The Rough Guide to Turkey oleh Ricardson, T dan Marc, D (2013 : 101) menyebutkan jika, letak jembatan ini berada di pelabuhan dan area kota tua.
Tepatnya di seberang jembatan Galata dari Eminönü dan kota tua, terdapat area pelabuhan berpasir Karaköy, sekarang dibanjiri kapal pesiar. Lebih jauh lagi di pedalaman adalah area Galata yang pernah menjadi negara kota Genoa.

Daya Tarik Galata Bridge

Liburan ke Turki untuk berwisata dan menghabiskan waktu cuti, kamu bisa singgah sejenak di beberapa objek wisata populer. Menyimak daya tarik Galata Bridge yang membuatmu ingin berkunjung ke sana.

Sejarah Galata Bridge

Jembatan ini menjadi penghubungan area kota tua di Turki disebut juga old city Istanbul. Dipadukan dengan kota modern, mencakup distrik Galata dan Pera (Beyoglu) dengan salah satu daerahnya, Taksim.
Pembangunan Galata Bridge dimulai sejak 1836 sampai 1980-an, yang dipimpin oleh Sultan Abdulhamit II, merupakan pemimpin Turki Utsmasi ke-27 saat itu.
Awalnya jembatan ini adalah tempat pembuangan limbah industri, kemudian mulai direvonasi, dibersihkan sehingga memunculkan daya tarik bagi penduduk lokal dan mancanegara.
Arsitek yang membangun jembatan ini bernama Fritz Leonhardt, yang berasal dari Jerman. Berdasarkan timeline yang telah dibuat, Fritz yang dipercaya oleh Sultan Abdulhamit II, berhasil menyelesaikan pembangunan ini pada 1912.

Daya Tarik Galata Bridge Berada di Kawasan Kota Tua

Jembatan ini menghubungkan beberapa kawasan kota tua dan kota modern, sehingga kamu bisa merasakan bagaimana suasana Turki pada masa kepemimpinan Turki Utsmani.
Selain itu terdapat Galata Tower, yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Dahulu menara ini berfungsi untuk memantau pertahanan kota. Tedapat 9 lantai dengan lift, yang memudahkanmu untuk ikut melihat kawasan kota tua dari lantai teratas menara.

Daya Tarik Galata Bridge Terdapat Restoran Seafood

Seperti yang kamu ketahui sungai Tanduk Emas ini sering dilewati berbagai kapal, dan dekat dengan pelabuhan, sehingga mudah untuk menemukan restoran seafood.
Sembari menyatap makanan, seperti wisata kuliner lainnya kamu akan disajikan pemandangan di Galata Bridge, dengan memilih waktu yang kamu inginkan, misalnya sore hari untuk melihat matahari tenggelam.
Menjelang tenggelamnya matahari Galata Bridge menyajikan pemandangan malam tidak terlupakan, dengan hiasan lampu-lampu cantik menambah keindahan jembatan.
Kamu bisa berdiri di jembatan tersebut, mengabadikan foto atau berjalan disamping sungai, untuk menghabiskan waktu-waktu terakhir liburan.

Baca Juga : https://www.walnutadvisory.com/lokasi-wajib-dikunjungi-di-maroko/

Related Posts